Polo Blogs – Informasi Seputar Olahraga Kuda Polo Di Dunia

Polo Blogs Situs yang memberikan Informasi Seputar Olahraga Kuda Polo Di Dunia

Polo Blogs – Informasi Seputar Olahraga Kuda Polo Di Dunia Kuda Polo, Cabang Olahraga Bersejarah di Indonesia

Kuda Polo, Cabang Olahraga Bersejarah di Indonesia

Kuda polo merupakan olahraga yang sangat unik dan tak biasanya jika dibandingkan dengan jenis olahraga modern. Permainan tersebut juga tidak seperti pacuan kuda yang berebut posisi pertama dengan diikuti oleh sejumlah peserta. Menariknya, permainan yang satu ini nyaris mirip dengan sepak bola. Namun masing – masing pemain atau penunggang kuda hanya perlu menggiring bola kayu atau plastik untuk mencetak gol.

Aturan main pada kuda polo ini cukup sederhana. Dimana masing – masing regu atau tim menyertakan 4 pemain dengan dibekali kuda dan tongkat pemukul (mallet). Dalam satu babak biasanya berdurasi 7 menit (chukka). Permainan tersebut berlangsung antara 4 hingga 6 chukka. Namun keputusan tersebut bergantung kebijakan pihak penyelenggara turnamen atau kompetisi. Di Indonesia, olahraga yang satu ini bisa dibilang mati suri lebih dari 5 dekade. Pastinya banyak orang menyebut bahwa kuda polo merupakan cabang olahraga yang menyimpan banyak sejarah.

Di tahun 1937, kuda polo atau polo berkuda merajai Indonesia pada saat masa kolonisasi Belanda. Negara tersebut melaksanakan agenda pertandingan melawan tim asal Malaysia yang berlaga di Indonesia. Di saat itu, muncul Batavia Polo Klub yang pertama kali berdiri di Lapangan Banteng, Jakarta. Kemunculan klub kuda polo tersebut makin merajalela di Indonesia. Ironisnya, Jepang telah mengambil alih kekuasaan warga pri bumi sewaktu perang dunia ke-2. Sehingga klub polo Batavia harus dibubarkan. Dengan keputusan tersebut, cabang olahraga tersebut lenyap dari peradaban.

Sports Polo

Pada tahun 1992, James T. Riady dan Hashim S. Djojohadikusumo memberanikan diri untuk melahirkan kembali kuda polo di Indonesia. Keduanya secara resmi mendirikan polo berkuda di masa itu dan menamakannya Jakarta Polo And Equestrian Club (JPEC) yang berlokasi di Bukit Sentul Selatan, Jakarta. Pada saat itu, Subiyakto Chakra Wardaya terpilih sebagai Presiden Persatuan Olahraga Berkuda Indonesia (Pordasi).

Di sisi lain, Hashim S. Djojohadikusumo juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Polo Indonesia. Secara nyata, Indonesia langsung menjadi peserta kuda polo dunia dan masuk pada Federation Of International Polo (FIP). Ironisnya, cabang olahraga paling bersejarah di Indonesia itu sempat mati suri pada tahun 2002. Sebab Djojohadikusumo terlihat sibuk menggeluti bisnis lain di berbagai negara. Sehingga perhelatan olahraga tersebut tidak dapat dilanjutkan.

Di tahun 2005, polo berkuda di Indonesia mulai lahir kembali. Letnan Jendral (Pur.) Prabowo Subianto dipercaya untuk mendirikan Nusantara Polo Club. Di masa itu para atlet Indonesia mulai memberikan penghargaan dunia lantaran menjadi juara ketiga dalam ajang turnamen internasional pertama “Kings Cup 2006” di Thailand. 2 tahun berselang, tim nasional polo berkuda Indonesia pun langsung mengudara dengan menjadi runner-up dalam ajang turnamen Mercedes Benz Thai Polo Open.

Sejak saat itu, beberapa negara ASEAN telah menyepakati peresmian polo berkuda yang pada akhirnya menjadi salah satu cabang olahraga bersejarah di Sea Games 2007. Kemudian Pordasi memegang peran yang sangat vital dalam peresmian South East Asian Polo Federation demi memajukan berbagai macam turnamen kuda polo dunia. Polo juga dimasukan kedalam salah satu kategori judi online yang mempunyai banyak peminat karena olahraga satu ini termasuk untuk kalangan orang elit.

Beberapa bulan setelahnya, Indonesia mendelegasikan beberapa calon atlet kuda polo ke sekolah polo berkuda tersohor di Del Monte Argentina yaitu Las Aguilas Polo Club dan San Miguel Polo Club. Di sana, beberapa warga setempat tak hanya memanfaatkannya sebagai sarana olahraga bersejarah. Namun mereka menghasilkan pupuk organik dari kotoran kuda. Beberapa tahun lalu, Sea Games telah menggelar pentas kuda polo. Namun untuk tahun berikutnya masih menunggu keputusan resmi apakah cabang olahraga tersebut masih diadakan atau tidak.

Manfaat Olahraga Kuda Polo untuk Kesehatan
Informasi

Manfaat Olahraga Kuda Polo untuk Kesehatan

Manfaat Olahraga Kuda Polo untuk Kesehatan – Olahraga berkuda memang sedang menjadi trend belakangan ini, Umumnya di kalangan artis Indonesia seperti Nabila Syakieb, Nia Ramadhani dan Cathy Sharon. Bahkan beberapa seniman ini sudah memiliki kuda pribadi dengan harga yang luar biasa.

Manfaat Olahraga Kuda Polo untuk Kesehatan

poloblogs – Sayangnya, hobi menunggang kuda bergengsi ini sering dianggap remeh. Kebanyakan orang mengira bahwa menunggang kuda hanyalah kegiatan rekreasi, Anda bisa menunggang kuda dan kemudian mengontrol cara berkuda. Semudah itu!

Tetapi fakta membuktikan bahwa konsep ini selalu salah, dan menunggang kuda tidak sesederhana itu. Anda harus menguasai banyak teknik untuk mengendalikan kuda dan mengatur kecepatannya. Untuk memiliki kemampuan yang sama dengan seorang atlet berkuda membutuhkan keahlian khusus dan pelatihan yang teratur.

Bukan tanpa alasan, menunggang kuda belakangan ini menjadi salah satu olahraga yang digemari. Fakta membuktikan bahwa olahraga ini bisa mendatangkan banyak manfaat. Pakar menunggang kuda Katherine Blocksdorf (Katherine Blocksdorf) mengatakan bahwa olahraga ini memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan fisik, mental dan mental.

Baca juga : Sejarah Bermain Kuda Polo

1. Manfaat untuk Kesehatan Fisik

Melansir dari decathlon, Berkuda adalah olahraga. Latihan ini bisa melatih otot kaki, perut, bahu, dan otot punggung. Hal tersebut terjadi karena badan harus dalam posisi tegak saat berkendara. Selain itu, Anda harus menggerakkan tubuh Anda mengikuti ritme menunggang kuda.

Khusus bagi wanita, menunggang kuda bisa membantu membakar kalori. Menurut buku “Body Living for Women”, saat Anda berjalan santai dengan kuda selama lima menit, maka akan membakar hingga 5 kalori.

Hal ini terjadi karena menunggang kuda hampir sama dengan berjalan kaki. Perlu Anda ketahui bahwa jenis olahraga ini juga baik untuk meningkatkan fungsi hati.

Bukan hanya untuk membakar kalori dan membentuk otot, latihan ini juga dapat membantu Anda menjaga keseimbangan maupun koordinasi tubuh, baik dewasa, anak-anak maupun orang tua, siapa pun bisa mencobanya.

2. Kesehatan Mental

Saat ini, media sosial sedang melakukan publikasi mendalam tentang kesehatan mental. Selain kesehatan fisik, Anda juga perlu menjaga kesehatan mental agar tidak mudah tertekan atau stres dengan apa yang terjadi dalam hidup Anda.

Menunggang kuda bisa menjadi psikoterapi, Anda bisa mencobanya. Olahraga ini memungkinkan Anda menemukan hal-hal baru dan terus belajar memahami kuda yang Anda tunggangi.

Biasanya sebagai pemula hanya perlu memperhatikan bagaimana cara mengendalikan kuda, walaupun anda ingin menunggang kuda dengan baik, anda harus memahami emosi saat menunggang kuda.

Oleh karena itu, walaupun Anda adalah seorang ahli dalam olahraga ini, situasi ini tidak jarang terjadi, dan Anda biasanya akan menjumpai hal-hal yang tidak terduga.

Oleh karena itu, Anda perlu mengambil keputusan dengan cepat. Kebiasaan ini bisa menjadi kebiasaan yang bermanfaat bagi kondisi mental Anda dan melatih otak Anda untuk mengambil keputusan dengan cepat.

Selain itu, menunggang kuda juga dapat membantu Anda meningkatkan daya ingat otak. Mirip dengan bagian tubuh lainnya, otak harus selalu dilatih agar sehat dan berfungsi normal.

Saat menunggang kuda, otak Anda harus selalu berdiri dan memikirkan langkah selanjutnya, serta mengatasi perilaku tak terduga dalam waktu cepat. Nah, kebiasaan ini sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Itu bagus, bukan? Bagi yang bosan dengan berbagai olah raga yang ada, berkuda bisa dijadikan alternatif olah raga baru.

3. Melatih Keseimbangan

Manfaat berkuda yang pertama adalah melatih keseimbangan dan koordinasi fisik. Penunggangnya bisa tetap di punggung kudanya karena keseimbangan tubuhnya.

Setiap kali kuda mengambil langkah, penunggangnya perlu melakukan beberapa penyesuaian kecil untuk menjaga kuda dalam kondisi yang benar. Selain itu, ia harus mengoordinasikan penggunaan semua alat bantu pada waktu tertentu untuk mengirim sinyal yang benar ke kudanya.

4. Melatih Kekuatan Inti dan Kaki

Manfaat kedua berkuda ialah melatih kekuatan inti tubuh serta kaki. Mempertahankan keadaan kuda membutuhkan bantuan dan aktivasi seluruh otot. Bagi yang baru pertama kali menunggang kuda atau kembali ke pelana setelah istirahat lama, Anda akan merasakan nyeri di area tertentu.

Secara khusus, otot kaki dan tinggi inti terlibat, karena jok dan postur pengendara didukung kuat oleh otot inti, dan kaki tidak hanya digunakan untuk memegang sadel, tetapi juga berfungsi sebagai alat bantu yang sangat diperlukan untuk berkomunikasi dengan kuda.

5. Membentuk Postur yang Baik

Manfaat ketiga dari olahraga berkuda adalah membentuk postur tubuh yang baik. Postur tegak dan punggung netral sangat penting dalam olahraga berkuda, membantu memastikan bahwa pengendara berada di posisi yang benar di sadel.

Postur tubuh yang buruk dapat menekan leher dan punggung atas serta memengaruhi postur kuda Anda. Terkadang mengendarai dengan postur tubuh yang salah dapat menyebabkan sakit punggung dan cedera.

Beberapa Teknik Dasar dalam Berkuda
Informasi

Beberapa Teknik Dasar dalam Berkuda

Beberapa Teknik Dasar dalam Berkuda – Berkuda atau pacuan kuda adalah olah raga kuno, tentunya kuda disini harus dilatih secara khusus sebelum dapat mengikuti perlombaan.

Beberapa Teknik Dasar dalam Berkuda

poloblogs – Sarana perlombaan tentu saja berkompetisi dan bersaing dengan peserta lain, sehingga kuda harus dilatih dengan baik agar bisa mencapai garis finis.

Namun, memang benar pacuan kuda merupakan olahraga yang sering dikaitkan dengan perjudian, dan tidak ada salahnya.

Bagi mereka yang suka menunggang kuda dan ingin mendapatkan pengalaman berkuda yang menyenangkan, baik seorang individu atau atlet berkuda profesional, Anda harus memperhatikan beberapa keterampilan dasar berkuda. Yuk simak cara-cara berikut agar kamu tidak bingung saat belajar yang di rangkum.

Memilih Instruktur yang Tepat

Jika Anda ingin belajar menunggang kuda lebih cepat, pilihlah pelatih paling profesional dan andal.

Pilih pelatih berkuda yang berpengalaman dan mampu. Selain itu mohon dipastikan bahwa dirinya adalah seorang dosen yang mampu menjelaskan atau pandai berbicara agar dapat memberikan mata kuliah bagi pemula dengan baik dan mudah dipahami oleh mahasiswanya. Lebih penting lagi untuk memilih pelatih atau pelatih yang sangat mengenal kuda, bahkan termasuk kepribadian kudanya. Penutup atas

Setelah memilih instruktur yang menurut Anda dapat diandalkan dan dapat dipercaya, pastikan untuk memberi tahu dia bahwa Anda adalah seorang pemula. Tidak masalah apakah Anda ingin memberi tahu dosen bahwa Anda membutuhkan kuda yang terlatih.

Bicaralah dengan pelatih, minta dia untuk berbagi pengalaman berkendara, dan tentukan apakah dia dapat menerima pelatihan formal saat bersepeda.
Pilih instruktur yang sudah memiliki pengalaman mengajar sehingga Anda akan membuat kemajuan besar saat menunggang kuda.

Perhatikan contoh yang diberikan oleh instruktur tentang menunggang kuda sehingga Anda bisa belajar cara menunggang kuda.

Baca juga : Sejarah Bermain Kuda Polo

Menaiki Kuda

Mulailah dengan hal-hal sederhana, seperti berkuda. Seseorang yang masih pemula dan tidak memiliki pengalaman mungkin ragu-ragu dan takut akan melukai kudanya atau kudanya akan bergerak selama perjalanan.

Untuk menunggang kuda, sebaiknya selalu mulai dari sisi kiri kuda, karena kebanyakan orang dapat menginjak kekuatan pijakan kaki paling kanan. Sekali lompatan, jika ketukan dan cengkeraman tangan sangat kuat, biasanya Anda bisa langsung bangun.

Lompatan biasanya dalam posisi duduk, tetapi tidak terlalu kuat, jadi Anda tidak akan meluncur di sisi kanan kuda. Jika awalnya dengan bantuan instruktur, silakan coba melakukannya nanti tanpa bantuan orang lain. Saat Anda bisa duduk di atas pelana sendirian, bersiaplah untuk teknik selanjutnya.

Cara Jalan Biasa

Di awal proses pembelajaran dan pelatihan, jangan terlalu bersemangat membayangkan menunggang kuda seperti yang Anda lihat di TV. Mulailah dengan jalan normal dulu, lalu kendalikan stabilitas. Untuk memulai latihan berkuda biasa, letakkan kaki Anda dengan lembut di atas perut kuda dan kuda akan bergerak maju secara otomatis.

Pastikan Anda duduk dengan posisi penuh di atas pelana dan merasa nyaman, dan jangan lupa untuk menjaga keseimbangan. Saat menyesuaikan pinggang, Anda bisa menjaga keseimbangan yang tepat. Pastikan juga pijakan kaki yang ringan dan tujuannya untuk menjaga keseimbangan dan membantu mengontrol gerakan kuda.

Cara Lari Biasa

Setelah Anda lebih seimbang dan bisa berlari normal, teknik riding selanjutnya yang bisa Anda pelajari dan latih adalah lari teratur. Dalam hal ini, pastikan kaki Anda dekat dengan tubuh kuda dan kuda akan mulai berlari dengan kecepatan yang sangat normal dan normal.

Tangan yang memegang tali pengikatnya sedikit lebih pendek untuk mengimbangi ritme kepala kuda saat berlari. Hati-hati, karena terkadang joki tidak bisa lagi mengontrol saat posisi duduk mulai melompat mengikuti suara tapal kuda. Perhatian joki atau pengendara perlu dipusatkan, karena jika tidak, ritme tempat duduk lompat akan menjadi tidak teratur dan tidak nyaman.

Bahkan jika Anda tidak memperhatikan, posisi pinggul Anda akan miring ke kiri dan ke kanan karena Anda tidak bisa mengatur pantulan jok. Jangan heran jika Anda merasa kram saat ini terjadi. Saat berlatih, berkonsentrasilah untuk mengontrol postur tubuh dan cara berjalan kuda agar tidak mudah miring atau terjatuh.

Cara Lari Cepat

Setelah Anda menguasai gaya berjalan normal dan tidak perlu lagi berlari teratur, bersiaplah untuk mencoba latihan sprint. Saat mempraktikkan gerakan ini, penting untuk menjaga kaki Anda tetap dekat dengan tubuh kuda dan memastikan bahwa paha juga berada erat di bawah pelana. Saat kuda sedang berlari kencang, inilah cara pantat joki terangkat.

Hanya butuh dua kali ketukan untuk mendengar suara kaki kuda, dan kedua tangan di tali harus kuat, mengatur ritme kepala kuda maju mundur. Karena Anda masih pemula, alangkah baiknya jika sang joki bisa meluruskan kudanya secara langsung.

Jika ingin mempelajari lebih lanjut, Anda bisa berlatih sedikit berbelok, tetapi Anda harus menjaga keseimbangan dan kesejajaran. Saat berlari kencang, ia akan mampu berputar kuat 60-90 derajat dengan kecepatan 20 km / jam, yang termasuk dalam kategori belok aman. Hati-hati pada kecepatan 30 km / jam, karena ini dapat memisahkan joki dari kudanya.

Bahkan dimungkinkan untuk meningkatkan kecepatan alih-alih menjaga keseimbangan, sehingga joki bisa jatuh ke depan, dan kuda akan berputar sendiri tanpa joki. Tentu saja, bahkan dengan pelatih dan pengawal, sangat menantang saat melatih diri sendiri untuk menunggang kuda. Jika Anda belum benar-benar menguasai teknik berjalan dan berlari, sebaiknya jangan mencoba berlari cepat.

Harus Bersabar

Olahraga berkuda tidak terjadi secara instan, jadi setiap orang yang ingin belajar berkuda harus memiliki banyak kesabaran. Belajar menunggang kuda terkadang bisa sangat lambat sehingga kita bosan. Ketika dirasa tidak ada kemajuan dalam latihan, ini adalah tahap kebosanan dan kesulitan.

Belajar menjaga keseimbangan dan stabilitas sejak awal bisa memakan waktu lama, sehingga terkadang terkesan tidak ada kemajuan sama sekali. Jika Anda merasa bahwa Anda hanya membuat sedikit atau tidak ada kemajuan sama sekali, mohon jangan melakukan pelanggaran. Cepat dan jangan berhenti dengan mudah.

Berikut beberapa informasi tentang keterampilan berkendara yang dapat Anda coba. Misalnya, jika tidak ada kemajuan, pertimbangkan untuk mengganti dosen. Lakukan senam yang baik dan jangan lupa senam untuk meregangkan otot sebelum bersepeda.

Sejarah Bermain Kuda Polo
Informasi

Sejarah Bermain Kuda Polo

Sejarah Bermain Kuda Polo – Pengacara sekaligus penggemar berat kuda Dr. Abdelrahman Abbar menjelaskan tentang pengaturan kuda, kelelawar, dan bola dalam permainan ini.

Sejarah Bermain Kuda Polo

poloblogs – Penjelasannya agak menakutkan. Dia mengatakan bahwa ketika pejuang dari Asia Tengah berperang, selama mereka berhasil membunuh jenderal musuh, itu berarti kelompok tersebut menang.

Dia berkata kepada republika: “Oleh karena itu, pemenang akan membawa pemimpin jenderal musuh ke unit yang kalah. Namun, di masa damai, mereka akan berlatih dengan kepala kambing atau domba.”

Di Gilgit, ibu kota Baltimore Utara di Pegunungan Karakoram saat ini, sistem perang brutal ini berkembang menjadi permainan yang lebih aman dan akrab seperti yang kita kenal sekarang.

Dr. Abbar menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 150x100m sebagai lapangan olah raga. Permainan ini menggunakan kepala domba atau kambing, dan di akhir permainan, semua pihak yang dipimpin oleh kepala hewan tersebut akan menjadi pemenangnya.

Ia juga mengutip sebuah artikel terkenal, “Biarkan orang lain memainkan sesuatu yang lain. Raja permainan tetaplah permainan raja.” Hingga saat ini, polo masih dimainkan di daerah tersebut.

John Horswell, pelatih tim Polo Habtoor, menjelaskan asal mula permainan tersebut. Dia berkata: “Apakah itu Cina, Mongolia atau Persia. Permainan ini berasal dari wilayah itu.”

Menurutnya, polo adalah salah satu jenis permainan rakyat yang berkembang kurang lebih bersamaan di Asia Tengah, dan mengikuti kesepakatan lokal untuk merumuskan regulasi yang berbeda. Di beberapa daerah, badan kambing kambing tanpa kepala bisa menggantikan kepala. Permainan tersebut berkembang menjadi permainan buzkashi yang cepat dan ganas, yang masih digunakan di beberapa bagian Asia Tengah.

Meskipun polo sangat menuntut, polo masih berkembang pesat. Setelah Mughal menaklukkan seluruh Asia Tengah dan menaklukkan India pada abad ke-16, Kaisar Babur mengubah polo menjadi hiburan dan permainan kerajaan. Sir William Wilson Hunter (Sir William Wilson Hunter) menerbitkan dalam buku berjudul “The Royal Indian Gazette” pada tahun 1881 bahwa Sultan Qutb-Ud Ding Aibak (Sultan Qutb- ud-Din Aibak) meninggal pada tahun 1206 karena kudanya jatuh saat pertandingan polo.

Pada abad ke-7, polo telah menyebar ke Jepang dan Cina di sepanjang Jalur Sutra. Kelelawar polo juga muncul di lambang kerajaan. Di tempat lain, popularitas permainan telah meluas ke Mesir.

Dikatakan bahwa Harun al-Rasyid, khalifah dinasti Abbasiyah, memainkan permainan ini. Pada saat yang sama, di wilayah Bizantium, Alexander Agung meninggal karena kelelahan dalam pertandingan polo, dan sebuah tragedi terjadi.

Baru pada abad ke-13 polo memasuki wilayah Eropa. Hanya 6 abad setelahnya,Inggris menemukan sebuah permainan itu di India.

Nicholas Colquhoun-Denvers, menyebut permainan ini sebagai permainan Persia kuno. Namun, polo modern berasal dari Manipur dekat Myanmar. Danvers berkata: “Ini karena orang yang kami sebut Pastor Polo Baptis, Mayor Jenderal Joe Shearer, administrator distrik dari pemerintah Inggris.”

Menurut Danfoss, Joe Shearer mengatakan bahwa ada permainan yang bernama “sagol kangjei”. Pada tahun 1860, salah 1 reporter dari majalah “Field” menulis artikel tentang game.

Belakangan, beberapa tentara Inggris yang ditempatkan di Aldershot, Hampshire, membaca artikel itu. Kemudian mereka mengambil beberapa petunjuk dan mengumpulkan bola. Setelah menyiapkan kuda, mereka mencoba balapan. Sekarang, polo adalah olahraga terkenal di Inggris. Selain bahasa Inggris, polo juga dipertunjukkan di lebih dari 77 negara / wilayah di seluruh dunia.

Asal Mula Olahraga Polo Berkuda

Polo adalah olahraga menunggang kuda yang dirancang untuk mencetak gol melawan lawan. Pemain menggunakan tongkat panjang yang disebut palu untuk mengontrol bola kayu atau plastik (berukuran 3-3,5 inci). Jika bola melewati sela-sela gawang, maka gol dianggap sah, yang ditunjukkan oleh kiper yang mengibarkan bendera.

Setiap tim polo terdiri dari empat pemain, dan tidak ada batasan jumlah kuda. Pertandingan berlangsung dalam waktu tujuh menit yang disebut chukka. Menurut aturan permainan dan asosiasi, seluruh permainan bisa berlangsung dari 4 hingga 6 chukka.

Mengutip dari laman historis.id, pelopor olahraga berkuda ini berasal dari Persia (sekarang Iran). Olahraga berkuda ini dimulai pada abad ke-6 SM. Ini awalnya olahraga perang antara kavaleri yang berpartisipasi dalam kompetisi tim.

Menurut Carole Hillenbrand dalam “The Crusades: An Islamic Perspective”, nama asli dari olah raga ini adalah qabak dan dilakukan di padang rumput. Tembakkan panah saat menunggang kuda di labu di atas tiang tinggi.

Selain itu, polo ada di seluruh Jazirah Arab. Selama Dinasti Abasiyah (750-1258), olahraga ini menjadi olahraga favorit keluarga kerajaan. Mulai dari Jazirah Arab, polo telah populer: Cina, Tibet dan India. Ketika Inggris di koloni India membawa olahraga ini ke Eropa, olahraga itu mendunia.

Pertandingan polo pertama dalam sejarah diadakan sekitar 600 SM. Saat itu, Kekaisaran Turkmenistan berhasil mengalahkan Kerajaan Persia dalam permainan yang disaksikan oleh publik. Kemudian Persia dan Mugals menaklukkan India dan mulai penyebaran polo Timur, dan Kaisar Kanta Kuzunus (penguasa Byzantium 1341-1347) adalah korban pertama yang tercatat dan Salah satu kematian.

Di Klaim Oleh India

Seorang pria bernama Manipur di timur laut India mengaku sebagai asal muasal polo, meski sangat populer di bekas jajahan Inggris.

Dikutip dari historia.id, olahraga tersebut disebut pulu atau sagol sangjei (kuda dan sangjei) dalam bahasa daerah dan disaksikan oleh Kapten Robert Stewart dan Letnan Joseph Scherer pada masa penjajahan Inggris.

Mereka mengadopsi aturan main, menamakannya Polo, dan menyebarkannya di antara warga Inggris di Kolkata sebelum dibawa ke Inggris. Pertandingan pertama di Inggris diadakan di Hringham pada tahun 1869.

Lapangan Mapal Kangjibang sendiri merupakan salah satu Lapangan Polo tertua di dunia.

Ngomong-ngomong, setidaknya Iran, Mongolia, dan China juga telah menuntut asal muasal olahraga ini.

TopBack to Top